Minggu, 30 September 2012

Riset Operasi

Riset Operasi, adalah suatu cabang dari matematika terapan yang cenderung interdisipliner. Ilmu riset operasi menggabungkan antara teori matematika dan manajemen. Pendekatan yang dilakukan dengan pendekatan permodelan matematika, analisis stastistik, dan teori optimasi matematis. riset operasi bertujuan mencari solusi optimal dari masalah yang kompleks.
Rumusan masalah pada riset operasi dibagi dalam dua kelompok besar yaitu: meminimumkan, dan memaksimumkan. Untuk masalah meminimumkan biasanya yang diminumkan adalah biaya distribusi, biaya produksi, jarak tempuh, dll. Sedangkan pemaksimalan bertujuan meemaksimalkan keuntungan, jumlah barang produksi, dll.
Sebagai disiplin ilmu yang terbilang baru (jika dibandingan dengan matematika yang usianya telah mencapai 5000 tahun), klasifikasi dalam riset operasi belum benar-benar eksak, masih terdapat banyak versi, karena memang ilmu-ilmu pascasarjana cenderung berkembang pesat dan sulit dikotak-kotakkan. Sejarah mencatat, sebenarnya aplikasi riset operasi dalam dunia nyata bukanlah berasal dari dunia industri. Menurut sejarah riset operasi, dunia militer. George Dantzig dan sejumlah ahli matematika lain diperintahkan oleh mentri pertahanan Inggris pada masa itu untuk melakukan penelitian tentang riset operasi yang digunakkan pada strategi perang pasukan inggris dan amerika.
Sekitar 1000 orang pada masa itu (200 diantaranya adalah tentara Inggris) melakukan penelitian dan diskusi untuk mengembangkan berbagi model untuk optimasi distribusi logistik, penugasan tentara militer, penjadwalan penyerangan dll guna kepentingan pemenangan blok sekutu pada perang dunia kedua. (maaf paragraf ini saya tidak dapat jamin kebenarannya)
Hamdy Taha melambangkan pada bukunya bahwa riset operasi adalah seni, seni optimasi  guna mencapai titik optimum, motedenya tidak mutlak baku. riset operasi berusaha menciptakan arah tindakan terbaik (optimum). riset operasi memang dirasakan sebagai pemcahan matematis dari maslah-masalah tersebut, namun riset operasi tidak hanya itu.
Secara umum riset operasi adalah pendekatan keilmian kuantitatif untuk mendapatkan rumus-rumus guna pemecahan masalah riset operasi. Beberapa cabang riset operasi terlah berkembang dengan baik, seperti analisis jalur kritis, perencanaan proyek, penempatan fasilitas, optimasi jaringan, masalah penugasan (termasuk pembagian target antar senjata), penyusunan rute optimal, otomatisasi, transportasi dll.

Metode Pada Riset Operasi
Terdapat banyak metode pada riset operasi, dari metode pemrograman linear, transportasi.

Sumber : 
http://www.nabihbawazir.com
Riset Operasional, Mulyono

Bahaya Kebakaran



Bahaya kebakaran terjadi apabila tiga unsur menjadi satu. unsur -unsur tersebut adalah zat asam, bahan udah terbakar dan panas. Tanpa oksigen , pembakaran tidak dapat erjadi, tanpa bahan yang mudah terbakar takmungkin terjadi kebakaran, dan tanpa panas juga kebakaran tak akan timbul.
Peristiwa terbakar adalah suatu reaksi yang hebat dari zat yang mudah terbakar dengan zat asa. Reaksi kimia yang terjadi bersifat mengeluarkan panas. Pada beberapa zat, reaksi terseubt mungkin terjadi pada suhu udara biasa. namun pada umumnya reaksi tersebut sangat lambat dan panas yang ditimbulkan hilang ke sekeliling.
Mula-mula jumlah panas yang ditimbulkan adalah kecil dan hanya sedikit lebih banyak lagi dihasilkan. Suhu yang naik di atas titik bakar berakibat terjadinya kebakaran. Agar terjadi nyala api, zat harus memberikan uap atau gas yang dapat terbakar. Jika hal ini tidak terjadi, pembakaran berlangsung tanpa nyala api.
Bahaya – bahaya kebakaran yang umum terjadi adalaha sebagai berikut:
  1. Merokok.
  2. Zat cair yang mudah terbakar.
  3. Nyala api terbuka.
  4. Housekeeping yang buruk
  5. Mesin-mesin yang tak terawat dan menjari panas.
  6. Kabel-kabel listrik.
  7. Kelistrikan statis.
  8. Alat-alat las.
Beberapa industri seperti industri kimia, minyak bumi dan cat sangat rawan dipandang dari sudut kebakaran.
  • Lakukan ini Jika Ada Kebakaran!
    Semua kebakaran mulanya kecil, tetapi dengan kondisi yang tepat, kebakaran dapat meluas tanpa terkendali hanya dalam beberapa menit. Setelah pekerjaan konstruksi berkembang, perlengkapan gedung, sampa...
  • Kebakaran Akibat Instalasi Listrik
    Salah satu sebab kebakaran adalah terbakarnya bangunan yang diakibatkan oleh nyala api yang berasal dari instalasi listrik. Serangkaian faktor-faktor yang berpengaruh adalah: Instalasi tidak memak..

Bahan yang mudah terbakar biasanya bahan kimia.  Bahan kimia tersebut berupa cairan (seperti minyak) dan gas yang menyala, mengeluarkan uap, atau bahkan meledak dalam kondisi yang kelihatannya aman. Lindungi diri anda dari hal-hal mendadak yang tidak terduga. Baca lembaran ini dengan cermat. Periksalah etiket tempat menyimpan barang (container) dan Lembaran Data Keselamatan Bahan (MSDSs) untuk tata cara keselamatan.


Sifat Mudah Terbakar
Gas dan cairan yang mudah terbakar akan menyala apabila mendekati suhu ruangan, apabila berada dekat percikan api, lidah api, atau bahkan listrik statis. Banyak diantaranya cepat menguap. Bahan itu disebut “rentan” Bahan-bahan yang terbakar dapat juga meledak. MSDSs-nya dapat memberitahu anda kapan : cari batas ledakan diatas dan dibawah.
Beberapa bahan kimia begitu mudah meledak sehingga mereka  dengan mudah menyala bila terkena udara. Bahan-bahan ini dinamakan “pyrophoric”(“Pyro” berarti “api”, “phoric” berarti “pembawa”).

Pertahanan Terbaik Anda
Pertahanan terbaik anda melawan bahan yang mudah terbakar adalah mengutamakan keselamatan. Jangan mengambil jalan pintas atau risiko yang tidak perlu disekitar bahan-bahan kimia ini. MSDSs akan memberitahu anda bagaimana menghindarkan kondisi atau bahan kimia lain yang dapat menyebabkannya meledak atau terbakar. Tanyakan pengawas anda jika anda punya pertanyaan-pertanyaan.

9 .Cara untuk Tetap Aman
  1. Letakkan bahan-bahan yang mudah terbakar jauh dari api dan percikan api. Jangan merokok, memotong atau melakukan pengelasan disekitarnya.
  2. Letakkan bahan-bahan yang mudah terbakar dan mudah bereaksi berjauhan satu sama lainnya. Bahan yang mudah bereaksi adalah bahan kimia yang sangat mudah meledak, terbakar atau mengeluarkan uap berbahaya.
  3. Ketahuilah lokasi alat pemadam api yang cocok untuk bahan kimia yang anda gunakan. Pemadam api yang salah dapat memperluas kebakaran.
  4. Pakailah Alat Pelindung Diri yang tepat (PPE) untuk bekerja. Pastikan alat tersebut sesuai.
  5. Bekerjalah dalam daerah dengan ventilasi yang baik. Gunakan kipas-kipas angin, tutup kepala dan sistem ventilasi yang tersedia.
  6. Periksalah untuk mengetahui bahwa semua tempat menyimpan barang diberi etiket. Mereka harus dalam kondisi baik. Periksalah tutup-tutup, tabir-tabir, katup-katup, segel-segel dan tempat-tempat menyimpan barang untuk menghindari kebocoran. Ganti atau buanglah tempat-tempat penyimpanan barang dan bagian-bagiannya apabila rusak.
  7. Jangan campur bahan-bahan yang mudah terbakar dengan bahan kimia lainnya kecuali apabila anda telah diperintahkan dan hal itu aman untuk dilakukan.
  8. Gunakan kawat arde dan pengikat untuk mencegah listrik statis yang berbahaya sewaktu anda memindahkan bahan-bahan yang mudah terbakar dari satu tempat ke tempat lainnya.
  9. Berikanlah perhatian khusus  untuk  secara tepat menangani, menyimpan dan membuang bahan-bahan yang mudah terbakar.
Perhatikan dan Lindungi
Setiap bahan yang mudah terbakar bereaksi berbeda-beda terhadap lingkungannya. Perhatikan bahan-bahan kimia ini dan ikuti tata-cara yang aman. Anda harus melindungi diri anda dan yang lain dalam tempat kerja anda dari kebakaran dan ledakan yang tidak diingini
.

Akuntasi Perbankan

Akuntansi diartikan sebagai seni pencatatan, pengklasifikasian dan pengikhtisaran dengan cara yang sepatutnya dan dalam satuan uang atas transaksi dan kejadian yang setidak-tidaknya sebagian mempunyai sifat keuangan serta penginterpretasian hasil dari pencatatan tersebut.

Aplikasi
Akuntansi Perbankan
TUJUAN LAPORAN BANK
Tujuan adanya laporan Keuangan adalah memberikan informasi keuangan yang dapat :
• dipercaya mengenai posisi keuangan perusahaan
• dipercaya mengenai hasil usaha perusahaan selama periode akuntansi tertentu.
• membantu pihak yang berkepentingan untuk menilai atau meng-interpretasikan kondisi dan potensi perusahan disesuaikan dengan kebutuhan pihak-pihak yang berkepentingan dengan laporan keuangan yang bersangkutan.
Bentuk laporan yang dihasilkan dalam perusahaan termasuk bank terdiri :
1. Laporan Neraca,
2. Laporan perhitungan laba rugi
3. Laporan perubahan posisi keuangan
Bagi bank ada laporan tambahan untuk menyimpan data yang belum mempengaruhi Neraca, namun sudah harus di perhitungkan oleh pihak Bank, yaitu:
Laporan Rekening Administrasi.
AKTIVA / ASSET
Yaitu alokasi atau penggunaan dana (use of Fund)
• Monetary Assets,
Yaitu uang tunai, surat berharga, tagihan-tagihan
• Non Monetary Asset
Yaitu gedung (fixed Asset), inventaris kantor
PASIVA
Yaitu Sumber dana
•Volatile liability,
yaitu sewaktu-waktu di tagih
Giro, Tabungan, Deposito Jatuh tempo
•Non Volatile liability,
Yaitu Deposito belum Jatuh tempo, Modal Akuntansi Perbankan
PRINSIP PENJURNALAN LAPORAN LABA RUGI PENDAPATAN
( + ) Kredit
( – ) Debet
BIAYA
( – ) Debet
( + ) Kredit
PERSAMAAN AKUNTANSI PERBANKAN :
AKTIVA = PASIVA
HARTA = KEWAJIBAN + MODAL

PENGAKUAN DAN PENGUKURAN
PENGKREDITAN DALAM AKUNTANSI PERBANKAN
Pengkreditan:
·          
    • Kredit diakui pada saat pencairannya sebesar pokok kredit. Kredit dalam rangka pembiayaan bersama diakui sebesar pokok kredit yang merupakan porsi tagihan bank yang bersangkutan
    • Kredit yang diberikan dengan perjanjian sindikasi ataupun penerusan kredit diakui sebesar porsi kredit yang resikonya ditanggung bank
    • Penyisihan kerugian kredit dibentuk sebesarr estimasi kerugian kredit yang tidak dapat ditagih sesuai dengan mata uang denominasi yang diberikan
·          
    • Pendapatan bunga diakui secara akrual kecuali pendapatan bunga dari kredit dan aktiva produkstif lain yang nonperforming. Pendapatan bunga dari kredit dan aktiva produktif lain yang non performing diakui pada saat pendapatan tersebut diterima
·          
    • Pada saat kredit diklasifikasikan sebagai non performing, bunga yang telah diakui tetapi belum ditagih harus dibatalkan
·          
    • Beban bunga diakui secara akrual
·          
    • Seluruh penerimaan yang berhubungan dengan kredit diragukan dan macet diakui terlebih dahulu sebagai pengurangan pokok kredit. Kelebihan penerimaan dari pokok kredit diakui sebagai pendapatan bunga
·          
    • Pendapatan selain bunga yang berkaitan dengan jangka waktu diakui selama jangka waktu tersebut
·          
    • Apabila kredit atau komitmen kredit diselesaikan sebelum jangka waktunya maka sisa pendapatan dan beban diakui pada saat penyelesaian kredit atau komitmen tersebut
·          
    • Pengakuan pendapatan atas tagihan bunga yang dijadikan pokok kredit dalam reangka restrukturisasi dialkukan sesuai dengan PSAK 54: Restrukturisasi Utang Piutang Bermasalah
    • Pengalihan kredit menjadi penyertaan diakui sebesar nilai wajar dari saham yang diterima
    • Penyertaan yang berasal dari restrukturisasi kredit merupakan penyertaan sementara sehingga ndinilai dengan metode biaya tanpa memeprhatikan besarnya kepemilikan. Bila terdapat penurunan permanen tersbut. Penyertaan ini disajikan terpisah dari penyertaan lain dan tidak perlu dilakukan konsolidais laporan keuangan karena sifat penyertaannya sementara
PENGAKUAN DAN PENGUKURAN
RESTRUKSURI KREDIT DALAM AKUNTANSI PERBANKAN
·          
    • Agunan kredit yang diambil alih diakui sebesar nilai bersih yang dapat direliasasikan.
    • Selisih antara nilai agunan yang diambil alih dan hasil jual diakui sebagai keuntungan atau kerugian pada saat penjualan agunan
    • Penerimaan kredit yang telah dihapusbukukan diakui sebagai penyesuaian terhadap penyyisihan kerugian kredit sebesar bnilai pokok. Jika penerimaan tersbut melebihi nilai pokoknya maka kelebihan tersebut diakui sebagai pendapatan bunga
PENGAKUAN DAN PENGUKURAN
TRANSAKSI EFEK DALAM AKUNTANSI PERBANKAN
·          
    • Bank mengklasifikasikan efek pada saat perolehan dalam:
§   
        • Dimiliki hingga jatuh tempo
        • Diperdagangkan
        • Tersedia untuk dijual
    • Efek yang dibeli dengan jnaji dijual kembali merupkana jaminan transaksi kredit dan diakui sebagai tagihan repo sebesar harga jual kembali efek yang bersangkutan dikurangi pendapatan bunga yang belum dihasilkan. Selisih antara harga beli dan harga jual diperlakukan sebagai pendapatan bunga yang belum dihasilkan dan diakui sebagai pendapatan sesuai dengan jangka waktu sejak efek dibeli hingg dijual kembali
PENGAKUAN DAN PENGUKURAN
RESTRUKSURI KREDIT DALAM AKUNTANSI PERBANKAN
·          
    • Efek yang dijual dengan janji dibeli kembali diakui sebagai kewajiban sebesar harga pembelian yang disepakati oleh bank dan nasabah dikurangi beban bunga yang belumdireliasisasikan. Selisih antara harga jual dan harga beli diperlakukan sebagai beban dibayar dimuka dan diakui sebagai bebandibayar dimuka dan diakui sebagai beban bunga sesuai dengan jangka waktu sejak efek dijual hingga dibeli kembali
·          
    • Instrumen derivatif diakui dalam neraca sebagai aktiva dan kewajibanberdasarkan hak/kewajiban menurut perjanjian. Seluruh instrumen derivatif harus disajikan dengan nilai wajar
·          
    • Nilai wajar diestimasi berdasarkan harga pasar, model penentuan harga atau harga pasar instrumen lain yang memiliki karakteristik serupa
    • Laba atau rugi transaksi valuta asingyang disebabkan oleh perubahan harga pasar derivatif diakui sebagai pendapatan atau beban pada periode terjadinya
PENGAKUAN DAN PENGUKURAN
PEMBIAYAAN L/C Ekspor AKUNTANSI PERBANKAN
·          
    • Pada saat menerima L/c dari bank penerbit, bank mengadministrasikan L/C yang diterima dan transaksi tersbut belum merupakan komitmen dan kontijensi
    • Pada saat L/C dibayar oleh bank pembayar kepada penerima sebesar nilai L/C atau nilai reliasasinay, bank pembayar mengakui sebagai tagihan kepada bank penerbit sebesar nilai yang sama
TRANSAKSI PENGHIMPUNAN DANA MASYARAKAT
Produk disimpan sebagai berikut:
·          
    • Giro dinilai sebesar kewajiban bank kepada pemegang biro
    • Tabungan dinilai sebesar jumlah kewajiban bank kepada pemilik tabungan
    • Deposito dinilai sebesar jumlah pokok deposito yang tercantum dalam perjanjian antar pemilik bank dan pemegang deposito berjangka
    • Sertifikat deposito dinilai sebesar nilai nominal dikurangi saldo bunga dibayar dimuka dan diamortisasi selama jangka waktu sertifikat deposito.  Cukup sekian penjelasan-nya Terima kasih.

Sumber            : akuntansi perbankan, taswan