Sabtu, 06 Oktober 2012

Analisis Jaringan


CPM (CRITICAL PATH METHOD)
tanpa percepatan


III.1 Pengertian

Analisis jaringan merupakan suatu metode analisis yang mampu memberikan informasi kepada manejemen agar dapat melakukan perencanaan dan pengendalian suatu kegiatan produksi atau proyek yang akan dilaksanakan. Analisis ini terutama digunakan untuk mengendalikan kegiatan-kegiatan yang bersifat tidak rutin, atau terutama pada tipe proses produksi intermiten (produksi pesanan).
Secara umum, dapat dikatakan bahwa analisis jaringan digunakan untuk membantu menyelesaikan masalah – masalah yang  timbul dari serangkaian pekerjaan. Masalah – masalah yang dimaksud antara lain adalah :
a.       Waktu penyelesain yang berbeda – beda dari serangkaian pekerjaan tersebut
b.      Biaya yang harus dikeluarkan untuk melaksanakan serangkaian kegiatan tersebut.
c.       Waktu menganggur yang terjadi disetiap pekerjaan.
Konsep network mula-mula disusun oleh sebuah perusahaan jasa konsultan manajemen Boaz, Allen, dan Hamilton, yang disusun untuk perusahaaan pesawat terbang Lockheed. Kebutuhan penyusunan network ini penting karena perlu adanya koordinasi dan pengurutan kegiatan – kegiatan pabrik yang kompleks, yang saling berhubungan dan saling tergantung satu sama lain. Hal ini dilakukan agar perencanaan dan pengawasan semua kegiatan dapat dilakukan secara sistematis, sehingga dapat dicapai efisiensi kerja.

III.2 Metode Jaringan
Begitu banyak perusahaan yang menggunakan konsep network (jaringan) dalam perusahaannya menyebabkan banyak sekali muncul metode-metode network baru yang berkembang atas dasar kebutuhan masing-masing perusahaan, namun nama yang paling umum digunakan adalah :
  1. PERT (Program Evaluation and Review Technique )
Pert dikembangkan oleh Angkatan Laut Amerika dalam pengelolaan Program peluru kendali Polaris, yang dirancang untuk membantu scheduling (pendjawalan) agar perencanaan dan pengawasan semua kegiatan dapat dilakukan secara sistematis sehingga efisiensi kerja tercapai.
  1. CPM (Critical Path Method)
CPM mengusahakan optimalisasi biaya total (Overhead and Activity Cost) untuk jangka waktu penyelesaian yang bisa dicapai.
(Lebih lanjutnya akan dibahas pada bab 4)

3 Keuntungan Analisis Jaringan
Dengan mengambarkan jaringan (diagram network) kegiatan proses produksi, pihak manajemen akan memperoleh manfaat, antara lain :
  1. Memperoleh logika ketergantungan atau logika kegiatan proses produksi.
  2. Dapat menmgetahui bahaya akan keterlambatan dari proses produksi.
  3. Dapat dilihat kemungkinan perubahan jalur kegiatan produksi yang lebih baik atau lebih ekonomis.
  4. Dapat dipelajari kemungkinan percepatan dari salah satu atau beberapa jalur kegiatan
Sumber : Manajemen Operasi, Salemba 4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar