Sabtu, 06 Oktober 2012

PERAMALAN


         1 Pengertian
Forecasting diartikan sebagai kegiatan analisis untuk memperkirakan magnitude dan direction perubahan suatu variable ekonomi bisnis (permintaan barang dan jasa) dimasa datang berdasarkan past data dan present data.
Beberapa sumber data yang dapat digunakan untuk melakukan peramalan adalah :
1.      Pendapat konsumen
2.      Pendapat langganan / customer
3.      Catatan / pendapat distribusi
4.      Catatan penjual dari perusahaan yang bersangkutan 

2 Kegunaan dan Peranan
Kegunaan dan peranan peramalan dalam ekonomi bisnis adalah :
1.      Untuk mengkaji kebijakan perusahaan yang berlaku saat ini dan dimasa lalu serta melihat sejauh mana pengaruh dimasa yang akan datang.
2.      Peramalan diperlukan karena adanya time-lag atau delay antara saat suatu kebijakan perusahaan ditetapkan dengan saat implementasi.
3.      Dengan adanya peramalan maka dapat dipersiapkan program dan tindakan perusahan untuk mengantisipasi keadaan di masa datang, sehingga resiko kegagalan dapat diminimumkan.
4.      Peramalan merupakan dasar penyusunan bisnis pada suatu perusahaan sehingga dapat meningkatkan efektifitas suatu rencana bisnis.
5.      Peramalan juga digunakan dalam decision making karena hasil peramalan merupakan informasi yang mendasari keputusan para manajer perusahaan dalam berbagai tingkatan manajemen perusahaan.
  
3 Metode Peramalan
Metode peramalan ada tiga yaitu :
a. Metode Qualitative atau metode jdgemental, yaitu peramalan yang menggunakan pusat data kualitatif, hasilnya bergantung pada orang yang menyusunnya, seperti peramalan dengan metode Delphi dan metode s-curve past.
b. Metode Quantitative time series atau metode ekstrapolative, digunakan jika datanya time series.
c. Metode Quantitative causal atau metode eksplanatory, digunakan jika datanya cross-sectional. Metode causalitas ini menggunakan model regresi.
Metode peramalan data time series terdiri dari metode :
1.            Naïve forecasting
2.            Rata-rata kumulatif
3.            Single Moving Average (SMA)
4.            double Moving Average (DMA)
5.            Single Exponential Smoothing (SES)
      Metode yang akan kita bahas adalah Moving Average (MA), Single Exponential Smoothing (SES) dan Weight Moving Average (WMA).

Sumber : Marketing Operasi, Salemba 4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar