Bank Indonesia mengungkapkan suku bunga kredit meningkat 17
basis poin bagi suku bunga kredit investasi dan 16 basis poin bagi suku bunga kredit
konsumsi selama Agustus 2011.Data yang sama juga menunjukan suku bunga kredit
modal kerja meningkat relatif lebih sedikit yaitu sebesar 9 basis point (bps).
Data tersebut berdasarkan pada laporan Bank Indonesia (BI) terhadap
perkembangan suku bunga domestik dalam tinjauan kebijakan moneter September
2011.Padahal, data Bank Sentral pada Juli 2011 menunjukan indikasi penurunan
suku bunga kredit perbankan. Sampai dengan Juli 2011, bunga kredit modal kerja,
kredit investasi dan kredit konsumsi masing-masing turun sebesar 5, 2 bps dan 5
bps dibandingkan dengan Juni 2011.Pada Juli 2011 bunga kredit modal kerja
sebesar 12,55%, kredit investasi sedikit lebih rendah di level 12.11% dan
kredit konsumsi mencapai 14,32%. Sementara suku bunga deposito 1 bulan relatif
stabil 6,86% atau meningkat 4 bps dari Juni 2011.Sementara itu, suku
bunga deposito 1 bulan relatif stabil pada level 6,86%, meningkat 4 bps dari
kondisi Juni 2011. Pergerakan suku bunga giro rupiah pada Juli 2011 juga
relatif stabil dibandingkan dengan Juni 2011 yaitu pada level 2,51%. Di sisi
lain suku bunga tabungan rupiah pada Juli 2011 turun menjadi 2,68% dari sebelumnya
2,79% pada Juni 2011.
Dengan perkembangan tersebut, selisih suku bunga kredit terhadap deposito menjadi 6,13%, sedangkan selisih antara suku bunga kredit dengan rata-rata tertimbang suku bunga giro dan tabungan menjadi 10,37%.
Dengan perkembangan tersebut, selisih suku bunga kredit terhadap deposito menjadi 6,13%, sedangkan selisih antara suku bunga kredit dengan rata-rata tertimbang suku bunga giro dan tabungan menjadi 10,37%.
Analisanya : akibat tingkat suku bunga yang meningkat selama
bulan agustus investasi dan modal kerja menurun menjadi lebih rendah apabila di
bandingkan dengan tingkat suku bunga pada bulan juli. Apabila ingin tidak
terjadi investasi dan modal kerja menurun maka tingkat suku bunga harus relatif
stabil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar